Jakarta, Seruu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta mengusut praktek dugaan korupsi yang diduga melibatkan Bupati Kerinci, Murasman. Hal tersebut diungkapkan perwakilan tokoh pemuda Kerinci, Oktafiandi.
Mereka juga mendesak KPK menelusuri dugaan penyalahgunaan wewenang (abuse of power) dalam masa pemerintahan yang bersangkutan.
Hal itu kata Okta, terkait Keputusan Bupati Kerinci No. 135.5/Kep.230/2010 tentang Penetapan Lokasi Ibu Kota Kabupaten Kerinci di Bukit Tengah, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci tanggal 8 Juni 2010. Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2011 tertanggal 18 April 2011 tentang pemindahan lokasi Ibu Kota Kabupaten Kerinci menjadi Kecamatan Siulak yang diteken Presiden.
"Alasan Murasman, masyarakat menghibahkan tanah 300 hektare untuk Bukit Tengah dan pada kenyataannya masyarakat merasa tertipu karena tak satupun janjinya direalisasikan. Kebun masyarakat sudah dibabat habis, namun hak masyarakat tak diberikan," ujar Oktafiandi, dalam keterangannya, Selasa (25/6/2013).
Menurutnya, BNPB juga telah menggelontorkan dana untuk rehabilitasi rekonstruksi senilai Rp104 miliar pada 2010 silam. Menurut Wakil Ketua DPRD Kerinci, Irmanto, sebagian besar dana bencana alam itu atau sekitar Rp75 miliar, justru dialihkan pada pengadaan jalan aspal hotmik untuk proyek jalan dan irigasi-irigasi yang berada di tengah rimba dan tak terkait sama sekali dengan bencana alam.
Sejumlah LSM setempat sejak dua tahun terakhir sudah berkali-kali melaporkan dugaan korupsi dana bencana alam ini ke Kejati Jambi. Termasuk LSM Geger juga telah melaporkan ke KPK dengan nomor registrasi laporan 2011-09-000256 tapi belum ada tindak lanjut.
"KPK harus segera mengusut tuntas atas dugaan KKN dan penyalahgunaan jabatan, serta memperkaya diri dengan merampas tanah warga dan melakukan praktek korupsi APBD sebesar Rp160 miliar," tegasnya.
Sementara itu, Bupati Kerinci Murasman menanggapi dingin soal desakan LSM tersebut. Dia pun menyatakan siap diperiksa kapan saja oleh KPK jika memang diperlukan. “Tidak masalah (soal laporan). Saya siap diperiksa oleh KPK kapan saja," ujar Murasman. [Simon]
- See more at: http://utama.seruu.com/read/2013/06/25/171059/kpk-didesak-usut-korupsi-bupati-kerinci#sthash.MbtN3Zj0.dpuf
.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar